PENGARUH SUHU PEMADATAN TERHADAP STABILITAS CAMPURAN HRS-WC DENGAN FILLER ABU SINABUNG
Wirdatun Nafiah Putri, Efri Debby Ekinola Ritonga
Abstract
Stabilitas aspal berkaitan dengan kekuatan struktur perkerasan untuk dapat bertahan dengan beban lalu lintas tanpa mengalami perubahan deformasi yang berarti. Inti dari stabilitas berada pada kekuatan interlocking agregat dan daya lekat aspal dalam campuran aspal dimana hal ini merupakan salah satu persyaratan agar campuran aspal dikategorikan sebagai campuran yang baik. Suhu merupakan faktor penting dalam proses pengolahan campuran karena aspal mempunyai sifat thermoplastic, dimana salah satu penyebab kerusakan perkerasan lentur adalah proses pemadatan dilakukan tidak pada temperatur yang tepat. Campuran HRS (Hot Rolled Sheet) sering digunakan di Indonesia sebagai lapis permukaan atau lapisan aus, karena mempunyai kelenturan sehingga nyaman untuk dilalui kendaraan serta daya tahan yang relatif tinggi. Penggunaan filler pada campuran aspal mempunyai efek khusus untuk mempengaruhi karakteristik campuran. Meletusnya Gunung Sinabung menghasilkan material vulkanik yang menjadi satu jenis bahan alami untuk dijadikan alternatif filler. Penelitian ini dilakukan,menggunakan aspal pen 60-70 dan filler abu vulkanik Gunung Sinabung dengan variasi kadar aspal 5,5%; 6,0%; 6,5%; 7% dan variasi suhu pemadatan yang diambil yaitu 90°C, 100°C, 120 °C . Berdasarkan hasil pengamatan nilai stabilitas campuran HRS-WC dan pendekatan uji karakteristik marshall dengan variasi suhu pemadatan 90 °C, 100°C dan 120 °C dan benda uji dengan berat 1185 gr, 1188 gr dan 1188,2 gr menghasilkan nilai stabilitas sebesar 750 kg, 804 kg dan 1010 kg, yang mana nilai ini sudah memenuhi nilai stabilitas campuran HRS-WC yaitu 600 kg
References
Anonim. (1991). Metode Pengujian Campuran Aspal Dengan Alat Marshall (SNI 06-2489-1991). Jakarta.
Kempupera. (2018). Spesifikasi Umum 2018 Untuk Pekerjaan Konstruksi Jalan Dan Jembatan (Revisi 2). Jakarta: Direktorat Jendral Bina Marga.
Marjono. (2017). Pengaruh Suhu Pemadatan Terhadap Stabilitas dan Flow Bahan Lapis Tipis Aspal Beton (Lataston). Prokons Vol. 11, No. 1 (Februari), 27-31.
Ritonga, E. D. (2014). Pemanfaatan Abu Vulkanik Gunung Sinabung Sebagai Alternatif Filler Pada Campuran Aspal Panas AC-WC. Polimedia.
Saodang, H. (2005). Konstruksi Jalan Raya. Bandung: Nova.
DOI:
https://doi.org/10.33365/sendi.v2i01.792
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2021 Wirdatun Nafiah Putri, Efri Debby Ekinola Ritonga

This work is licensed under a
Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
 | JURNAL SENDI Published by Universitas Teknokrat Indonesia Organized by Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer W:http://jim.teknokrat.ac.id/index.php/tekniksipil/index E : [email protected]. Jl. Zainal Abidin Pagaralam, No.9-11, Labuhan Ratu, Bandarlampung | |

Jurnal SENDI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.