PENGEMBANGAN JARINGAN IRIGASI SAWAH DAERAH IRIGASI WAY RIDEN KABUPATEN LAMPUNG TENGAH (STUDI KASUS DESA RENO BASUKI KECAMATAN RUMBIA)

Mirnanda Cambodia, Anwar Anwar, Tedi Gunawan, Yunita Mauliana

Abstract


Abstract

 

Agricultural land in Central Lampung district is one of the large expanses of rice fields in Lampung province which is a type of rain-fed rice field and lowland swamp so that the condition of irrigation water for rice fields is very limited. Therefore, the need for water in Central Lampung district is very large, both quantitatively and qualitatively. This research aims to determine the capacity of water discharge to irrigate rice fields so that irrigation networks can be developed in the area. The method used is to calculate irrigation efficiency and water requirements. The water system network that was originally manufactured was 328.00 ha but currently the existing irrigation network in Way Riden is 250.00 ha because there is already an irrigation network that no longer functions to irrigate large areas of rice fields, the 250.00 ha area has a used discharge of Q = 0.34 m³/sec, while the available discharge is Q = 0.44 m³/sec, so the remaining discharge is Q = 0.105 m³/sec, which is capable of providing water for 78 ha. Analysis needs to be carried out regarding the optimization of the irrigation network so that the water accessibility of the Way Riden Dam can be utilized ideally.

 Keywords: Water Accessibility, Irrigation Areas, Water Needs

 

Abstrak

Lahan pertanian di kabupaten Lampung Tengah merupakan salah satu hamparan sawah yang luas yang ada di provinsi Lampung yang merupakan tipe sawah tadah hujan dan rawa lebak sehingga kondisi air irigasi sawah sangat terbatas. Oleh sebab itu kebutuhan air yang berada di kabupaten Lampung Tengah sangat besar baik secara kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui kemampuan debit air yang mengairi areal sawah sehingga dapat dilakukan pengembangan jaringan irigasi di wilayah tersebut. Metode yang digunakan berupa perhitungan efisiensi irigasi an kebutuhan air. Jaringan sistem tata air yang telah dipabrikasi semula adalah sebesar 328.00 ha tetapi saat ini jaringan irigasi yang ada di Way Riden sebesar 250.00 ha dikarenakan sudah ada jaringan irigasi yang sudah tidak berfungsi untuk mengairi luasan hamparan sawah, luasan 250.00 ha memiliki debit terpakai sebesar Q = 0.34 m³/dtk, sedangkan debit yang tersedia sebesar Q = 0.44 m³/dtk, sehingga debit masih tersisa Q = 0.105 m³/dtk, yang mampu memberi air seluas 78 ha. Perlu dilakukan analisis terkait optimalisasi jaringan irigasi sehingga aksesibilitas air Bendung Way Riden dapat dimanfaatkan secara ideal.

 Kata Kunci: Aksesibilitas Air, Daerah Irigasi, Kebutuhan Air


Full Text:

XML

References


al, e., L,. 1949. Hydrology for Engineering. Prentice-Hall. USA. terjemahan Zega Hutan. 2020. Pengertian Hidrologi.

Badan Pusat Statistik Lampung Tengah. 2023. Kabupaten Lampung Tengah Dalam Angka 2023. https://lampungtengahkab.bps.go.id. Diakses Tanggal 31 Mei 2023.

Direktorat Jendral Pengairan Departemen Pekerjaan Umum. 1986. Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi (KP-01). Jakarta.

Direktorat Jendral Sumber Daya Air Direktorat Irigasi dan Rawa. 2010. Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi (KP-01). Jakarta.

Direktorat Jendral Sumber Daya Air Direktorat Irigasi dan Rawa. 2013. Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Jaringan Irigasi (KP-01). Jakarta.

Direktorat Jendral Sumber Daya Air Direktorat Irigasi dan Rawa. 2013. Standar Perencanaan Irigasi Kriteria Perencanaan Bagian Saluran (KP-03). Jakarta.

Irawan, A., Gusmulyani, Adinata, S., Hermawan, C., Triyanto, J., Rurianti, V. D. (2021). Pengembangan Irigasi untuk Lahan Persawahan di Desa Banjar benai Kecamatan Benai. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat. Vol. 1 No. 2 Desember 2021. Universitas Islam Kuantan Singingi. Riau.

Ismaya, T., Sulaksana, J., Hadiana, D. (2016). Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi untuk meningkatkan hasil Produksi dan pendapatan usahatani Padi Sawah. Vol. 4 No. 2 Desember 2016. Universitas Majalengka. Jawa Barat.

Noor, H., Suhardjono, Prayogo, B. T. (2018). Evaluasi Pengembangan Jaringan Irigasi Rawa Pasang Surut terhadap pola operasi Pintu Air D.I.R Pematang Limau Kabupaten Seruyan. Jurnal Teknik Pengairan. Vol. 9 No. 1 Mei 2018. Universitas Brawijaya. Kalimantan Tengah.

Tjasjono, B., 1999. Klimatologi Umum, Cuaca dan iklim Payakumbuh : Pengertian Klimatologi. Edisi Pertama / Cetakan Pertama. Bandung : Institut Teknologi Bandung (ITB).

Utama, S. T., Saves, F., Patriadi, A. (2022). Perencanaan Saluran Irigasi pada area Persawahan Desa Mejoyo Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto. Jurnal Perencanaan dam Rekayasa Sipil. Vol. 5 No. 2 September 2022. Universitas 17 Agustus 1945. Jawa Timur.




DOI: https://doi.org/10.33365/sendi.v4i02.5031

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2024 Mirnanda Cambodia, Anwar Anwar, Tedi Gunawan, Yunita Mauliana

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

JURNAL SENDI
Published by Universitas Teknokrat Indonesia
Organized by Program Studi S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
W:http://jim.teknokrat.ac.id/index.php/tekniksipil/index
E : Jsendi@teknokrat.ac.id.
Jl. Zainal Abidin Pagaralam, No.9-11, Labuhan Ratu, Bandarlampung

 

Creative Commons License
Jurnal SENDI is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.